Sadar Akan Dihabisi Nyawanya, Brigadir J Ternyata Sempat Berlutut Dan Minta Ampun Pada Ferdy Sambo, Begini Kronologinya!

Selasa, 16 Agustus 2022 | 16:36

GRIDVIDEO.ID - Sebuah fakta mengejutkan terkait detik-detik Ferdy Sambo Cs menghabisi nyawa Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J dibongkar oleh Kabareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto.

Bahkan disebut-sebut Brigadir J sudah mengetahui dirinya bakal dieksekusi di rumah dinas Kadiv Propam Polri di Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Lantaran sadar nyawanya terancam, Brigadir J juga disebut sampai berlutut hingga meminta ampun pada Ferdy Sambo.

Sudah bukan rahasia lagi, kasus kematian Brigadir J, salah satu ajudan dari mantan Kadiv Propam Polri jadi sorotan publik Tanah Air.

Baca Juga: Ferdy Sambo, Bola Panas yang Menggilas Polisi Bias

Bagaimana tidak? kematian Brigadir J tersebut cukup menggemparkan lantaran disebut-sebut dieksekusi oleh orang-orang terdekatnya termasuk Ferdy Sambo.

Namun siapa sangka, sebelum ditembak Brigadir J sempat terima perintah dari Ferdy Sambo.

Penemuan fakta baru atas kematian Brigadir J inisekaligus menguatkan bahwa Brigadir J tak pernah masuk ke kamar Putri Candrawathi.

Setali tiga uang,keterangan dari mantan pengacara Bharada E, Muhammad Burhanuddin bak sejalan dengan apa yang dibeberkan oleh Kabareskrim.

Baca Juga: Benar Ada Permusuhan di Polri? Sosok Ini Sebut Ada Jenderal Bintang 3 yang Ancam Mundur Bila Ferdy Sambo Tak Dipenjara

Diketahui ternyata selepas sampai di rumah dinas Duren Tiga, Brigadir J sempat santai-santai duduk di teras rumah.

Namun nasib Brigadir J berubah saat Ferdy Sambo tiba di rumah dinasnya hingga akhirnya sang ajudan tersebut meregang nyawa.

Ternyata, Ferdy Sambo sempat memerintahkan Bripka RR untuk memanggil Brigadir J menghadap dirinya di dalam rumah.

Tak disangka ternyata selepas masuk ke dalam rumah, Ferdy Sambo langsung menyuruh Brigadir J untuk jongkok seperti saat pelatihan militer.

Baca Juga: 'Bapak Ndak Tersangkakan FS, Besok Saya Mundur', Ada Jenderal Bintang 3 Ancam Lepas Jabatan Bila Ferdy Sambo Tak Dihukum, Siapa?

Lebih mengejutkan lagi, rambut Brigadir J sempat dipegang, lalu Bharada E diperintahkan untuk menembak Brigadir Yoshua.

Saat jongkok itu, terlihat oleh Bharada E, bahwa Brigadir J sempat memohon-mohon agar Ferdy Sambo tak menghabisinya.

Tetapi ternyata permohonan ampun yang dilontarkan oleh Brigadir J itu tak digubris oleh Ferdy Sambo.

Ferdy Sambo lantas dengan suara lantang memberikan perintah kepada Bharada E untuk menembak rekannya.

Baca Juga: Ferdy Sambo Sebut Istrinya Dilecehkan di Magelang, Putri Justru Chat Adik Brigadir J Begini

Diketahui sebelumnya, dari pengakuan Putri bahwa penembakan terhadap Brigadir J dipicu perbuatan asusila dan penodongan senjata oleh Brigadir J.

Namun, setelah Ferdy Sambo terbukti melakukan perintah pembunuhan TKP pelecehan berpindah ke Magelang.

Sambo menyebut bahwa Brigadir J telah melecehkan dan melukai harkat martabt keluarganya saat berada di Magelang hingga ia murka.

Namun, tudingan pelecehan seksual itu tak terbukti, penyelidikan juga dihentikan.

Saat ini, Timsus bentukan Kapolri tengah berada di rumah Ferdy Sambo kawasan Magelang, Jawa Tengah untuk pendalaman.

(*)

Baca Juga: Presiden Jokowi dan Kisah Ancaman Jenderal Bintang Tiga, Lalu Ferdy Sambo Pun Kena Batunya

Editor : Andreas Chris Febrianto Nugroho

Baca Lainnya