Polisi Lengah Bharada E Bisa Tewas? Sosok Ini Bongkar Ancaman Serius Ferdy Sambo Pada Sang Ajudan: Saya Khawatir

Andreas Chris Febrianto Nugroho -    Minggu, 18 September 2022 | 19:09 WIB

GRIDVIDEO.ID - Ikut Soroti kasus kematian Brigadir J, penasihat ahli Kapolri, Prof Marudi bongkar ancaman serius yang bisa didapat Bharada E.

Bahkan Prof Muradi menyebut Bharada E bisa kapan saja dilenyapkan untuk tutupi kasus kematian Brigadir J yang menyeret Ferdy Sambo.

Hal itu disebut penasihat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo lantaran melihat keberanian Bharada E yang melawan balik Ferdy Sambo dalam kasus Brigadir J.

Meski ada sejumlah saksi yang berada di lokasi kejadian pembunuhan Brigadir J atau Nofriansyah Yoshua Hutabarat, namun peran Bharada E memang cukup vital.

Baca Juga: Lepas dari Bharada E, Deolipa Yumara Persoalkan Ancaman Kejam Feni Rose

Bukan tanpa alasan, hal itu tak lain karena dari awal kemunculan kasus kematian Brigadir J hingga terbongkarnya skenario Ferdy Sambo, sosok Bharada E memang cukup jadi sorotan.

Bahkan awalnya diketahui Bharada E disebut-sebut sebagai pelaku utama dalam skenario yang dirancang Ferdy Sambo.

Sudah bukan rahasia lagi, awalnya skenario yang muncul atas kematian Brigadir J tak lain adalah adu tembak antara Bharada E dengan ajudan Ferdy Sambo tersebut.

Namun usai fakta terkait kematian Brigadir J akhirnya dibongkar tim khusus (timsus) Polri, Bharada E juga diketahui menjadi orang yang memang menembak ajudan Ferdy Sambo itu.

Baca Juga: FS yang Menembak Terakhir, Bharada E Bongkar Detik-detik Pembunuhan Brigadir J yang Buat Ferdy Sambo Terancam Pidana Mati!

Prof Muradi pun akhirnya membongkar peran penting Bharada E dalam mengungkap motif asli penembakan terhadap Brigadir J.

Hal itu dibeberkan oleh Prof Muradi dalam acara Back To BDM yang tayang di Kompas.id.

Pengakuan Bharada E terkait kasus kematian Brigadir J disebut Prof Muradi bisa membuat Ferdy Sambo terjerat pasal berlapis.

Oleh karena itu, Prof Muradi pun menyoroti terkait keselamatan Bharada E selama kasus masih diselidiki timsus Polri.

"Bharada E walau jadi saksi sekaligus tersangka, dia menyadari apa yang dilaklukan tidak betul, dia menembak bukan (inisiatif) dirinya sendiri, melainkan perintah (atasan). Proses ini yang saya kira harus dijaga," terang Muradi.

"Saya sih khawatir seperti disampaikan beberapa pengamat kepolisian yang background-nya polisi, bahwa jangan sampai Bharada E ditiadakan," ucapnya.

(*)

Baca Juga: 1 Permintaan Bharada E Jelang Sidang Bareng Ferdy Sambo, Bisakah Dikabulkan?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

PROMOTED CONTENT

Video Lainnya

KOMENTAR

// Ancaman serius pada Bharada E