Tak Hanya Kasus Brigadir J, Presiden Jokowi Juga Perintahkan Usut Tuntas Oknum TNI yang Mutilasi di Mimika

Hery Prasetyo -    Rabu, 31 Agustus 2022 | 15:22 WIB

 

GRIDVIDEO - Presiden Jokowi (Joko Widodo) meminta dengan tegas agar kasus mutilasi di Mimika, Papua, diusut tuntas.

Sebelumnya, Presiden Jokowi juga meminta agar kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J diusut tuntas dan seterang-terangnya.

Hingga kini, kasus Brigadir J yang melibatkan mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, istrinya Putri candrawathi, Bharada Richard Elizier, Bripka Ricky Rizal, dan ART Kuat Ma'ruf sebagai tersangka.

Presiden Jokowi juga meminta agar proses hukum kasus mutilasi di Mimika yang diduga dilakukan beberapa oknum TNI itu diselesaikan segera.

"Saya telah perintahkan kepada Panglima TNI untuk membantu proses hukum yang juga telah dilakukan oleh kepolisian, tapi di-back-up TNI," kata Presiden Jokowi di Jayapura, Papua, sebagaimana disiarkan akun YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (31/8/2022).

"Sehingga, sekali lagi proses hukum harus berjalan. Sehingga, kepercayaan masyarakat kepada TNI tidak pudar. Saya kira yang paling penting usut tuntas, kemudian proses hukum," tegas Jokowqi.

ENAM TERSANGKA

Sejauh ini, TNI Angkatan Darat telah menetapkan enam prajurit sebagai tersangka.

Mereka diduga terlibat dalam kasus mutilasi empat warga sipil di Mimika, Papua.

Mereka berenam ditetapkan sebagai tersangka, setelah menjalani penyelidikan oleh Sub Detasemen polisi Militer (Subdenpom) XVII/C Mimika.

"Sudah (jadi tersangka)," jelas Komandan Pusat Polisi Militer TNI Angkatan Darat (Danpuspomad), Letnan Jenderal Chandra W Sukotjo, melalui pesan singkat, Senin (29/8/2022) siang.

Chandra telah mendapatkan perintah langsung dari Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa dan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Dudung ABdurachman, untuk mengusut tuntas kasus ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

PROMOTED CONTENT

Video Lainnya

KOMENTAR

// Presiden Jokowi (Joko Widodo) meminta kasus mutilasi oleh oknum TNI di Mimika diusut tuntas seperti kasus Brigadir J.