Instruksi Pemerintah Siap Diikuti Ketum PSSI Demi Bergulirnya Sepak Bola Indonesia

Kamis, 10 November 2022 | 14:30

Grid Video - Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan siap ikut instruksi pemerintah supaya kompetisi Liga domestik digelar kembali.

Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) yang dibentuk untuk kasus Tragedi Kanjuruhan juga sudah menerbitkan rekomendasi agar kompetisi bisa digelar kembali.

TGIPF menyarankan pemerintah melalui kepolisian tidak menerbitkan izin digelarnya kompetisi Liga 1 sampai Liga 3 untuk PSSI.

Kondisi tersebut bertahan sampai PSSI bersedia untuk menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) untuk memilih pengurus baru.

Meski begitu, PSSI sudah terbuka dengan ide tersebut.

Beberapa waktu yang lalu, PSSI sudah bersedia untuk menggelar Kongres Luar Biasa (KLB).

KLB tersebut akan digelar pada Maret 2023.

Kemudian PT Liga Indonesia Baru juga sudah melakukan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dengan para pemilik klub Liga 1 tentang skenario penyelenggaraan kembali kompetisi.

Salah satunya adalah Liga 1 bakal digelar tanpa suporter atau sistem bubble.

Selain itu, bisa jadi kompetisi bakal digelar dengan ketentuan pengurangan suporter.

Meski begitu, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengaku sudah bersedia melakukan apapun instruksi dari pemerintah terkait skenario berjalannya liga musim depan.

Sehingga kami mohon kepada pemerintah untuk mengizinkan, kami ikut saja polanya apa dari pemerintah agar klub kita bisa hidup kembali.

Menurutnya, banyak klub sudah meminta kepastian kepada pihaknya agar kompetisi bisa segera digulirkan.

Baca Juga: Takut Pada Ferdy Sambo, Eks Ajudan Nekat Lakukan Hal Ini Pada Kasus Brigadir J!

Selain itu, ada banyak pihak mulai dari pemain sampai UMKM yang bergantung kehidupannya dari dunia sepak bola, sehingga ada urgensi agar Liga segera digulirkan.

"Karena situasi ini cukup sulit, mereka sudah banyak datang ke kami untuk menanyakan kepastian," ujar Mochamad Iriawan.

"Sehingga kami berharap kepada pemerintah untuk memberikan izin, apa yang diperintahkan pemerintah akan kami ikuti, baik itu pola pertandingan dan sebagainya."

"Apakah mungkin home away, apakah itu sentralisasi, apakah itu tanpa penonton, kami intinya siap mengikuti karena banyak orang yang menggantungkan hidupnya dari dunia sepak bola. Mulai dari pelatih, pemain, karyawan, kitman, wasit, dan UMKM juga," ujarnya.

Kompetisi Liga sepak bola Indonesia masih belum menemui kejelasan.

Liga 1 sampai Liga 3 masih belum berlangsung lagi sejak Sabtu (1/10/2022).

Seperti yang diketahui, pada Sabtu (1/10/2022), terjadi tragedi memilukan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang.

Pada tragedi tersebut, 135 orang dinyatakan meninggal dunia.

Usai peristiwa memilukan tersebut, Liga 1 sampai Liga 3 dihentikan total.

Editor : Imadudin Adam

Sumber : GRID VIDEO

Baca Lainnya