Simulasi Perang Dunia 3? Vladimir Putin Paksa Warganya Tengah Malam Dikirim ke Ukraina Untuk Perang!

Sabtu, 24 September 2022 | 14:34
Layanan Press Kepresidenan Ukraina

Presiden Rusia, Vladimir Putin paksa warganya diberangkatkan ke Ukraina tengah malam untuk berperang

GRIDVIDEO.ID - Tiket perjalanan keluar Rusia kini terjual habis usai beberapa saat Presiden Vladimir Putin umumkan mobilisasi parsial.

Mobilisasi parsial tersebut bertujuan sebagai tindakan militer lanjutan dari Rusia terhadap sejumlah wilayah di Ukraina.

Bukan tanpa alasan, banyak warga negara Rusia yang memilih kabur lantaran masuk catatan untuk dikirim perang oleh Vladimir Putin.

Tidak sedikit warga negara Rusia yang sebenarnya menolak kebijakan militer Vladimir Putin tersebut.

Namun siapa sangka? ternyata sehari setelah pengumuman mobilisasi parsial pada Rabu (21/9/2022) lalu kini kebijakan tersebut langsung dijalankan.

Disebut-sebut banyak warga pria Rusia yang langsung mendapat panggilan militer.

Lebih dari itu, warga negara Rusia tersebut langsung dikirim ke medan perang usai dipanggil.

Bahkan panggilan wajib militer yang diterapkan oleh Rusia tersebut diperuntukkan bagi pria yang telah memenuhi syarat.

Baca Juga: Rusia Siaga Satu, Jenderal Militer AS Bongkar Perang Dunia 3 Segera Terjadi Dengan Senjata Nuklir!

Meski dipanggil tengah malam, para pria hanya diberi waktu satu jam untuk mengemasi barang-barang mereka.

Kemudian para pria tersebut langsung diberangkatkan ke pusat-pusat wajib militer Rusia.

Lantaran fenomena pemanggilan wajib militer bagi pria-pria Rusia tersebut membuat para wanita pasangannya ibu dari tentara candangan itu menangis.

Seperti dari pemberitaan media setempat, hari pertama mobilisasi militer Rusia sejak perang dunia kedua tersebut membuat banyak masalah baru muncul.

Baca Juga: Perang Dunia III Pecah? Vladimir Putin Bongkar Soal Serangan Nuklir Hingga Produksi Mesin Tempur Besar-besaran, Rakyat Rusia Pilih Kabur!

Termasuk terkait pertikaian emosional di pusat-pusat wajib militer dan tanda-tanda protes.

Alexandra Garmazhapova, aktivis sekaligus presiden Yayasan Free Buryatia pun buka suara.

Menurutnya, ini bukanlah mobilisasi parsial melainkan mobilisasi 100 persen.

"Ini bukan mobilisasi parsial, ini mobilisasi 100 persen,” kata Alexandra Garmazhapova, aktivis sekaligus presiden Yayasan Free Buryatia.

Baca Juga: Perang Dunia 3 Dimulai Dari Asia? Kehadiran Kapal Induk AS di Dekat Korea Utara Disebut Jadi Bukti!

Setidaknya sudah ada laporan lebih dari 3.000 draft makalah panggilan wajib militer.

Diketahui ternyata draft tersebut dikirim ke Buryatia hanya dalam waktu 24 jam setelah Putin mengumumkan wajib militer.

Padahal diketahui sebelumnya pemerintah Rusia menjamin pemanggilan wajib militer tersebut hanya menyasar pada pria-pria yang punya kemampuan perang.

Namun nyatanya ada fakta mengejutkan terkait sejumlah pria yang dipanggil sudah berusia 50-an tahun.

Lebih mengejutkan lagi, ternyata disebut-sebut dari Surat Kabar Independen Rusia, Vladimir Putin memanggil lebih banyak pasukan cadangan dari pada yang diumumkan.

Setidaknya, disebut bahwa Vladimir Putin berusaha merekrut lebih dari 1 juta orang untuk menjadi tentara.

(*)

Baca Juga: Ancaman Perang Dunia 3 Telah Diterima Indonesia? Menhan Prabowo Panggil KSAD Jenderal Dudung Untuk Bahan Pertahanan RI, Apa Saja?

Editor : Andreas Chris Febrianto Nugroho

Baca Lainnya