Follow Us

Pesulap Merah Vs Rara Sang Pawang Hujan, Pertarungan Dua Kutub yang Makin Seru

Hery Prasetyo - Minggu, 04 September 2022 | 19:27

GRIDVIDEO - Perselisihan antara Pesulap Merah dan Rara Sang Pawang Hujan iabrat perseteruan dua kutub yang makin seru.

Pesulap Merah alias Marcel Radhival adalah kutub rasional dan ilmiah, sementara Rara dari kutub mistikal yang berbenturan dalam persepsi dan pemahaman masing-masing.

Pesulap Merah yang sering membongkar trik perdukunan, memang sempat membongkar trik pawang hujan yang menurutnya bukan karena kemampuan gaib, melainkan kemampuan menganalisis ramalan cuaca ilmiah.

Apalagi, setiap hari Badan Meteorologi Klematologi dan Geofisika (BMKG) setiap hari mengeluarkan ramalan cuaca.

Data BMKG ini sering dipakai pegangan para pawang hujan.

Jika sekiranya akan hujan, kata Marcel Radival, maka pawang hujan bisa beralasan bahwa ia sedang punya order lain.

Kalau gagal, maka biasanya akan beralasan bahwa di tempat lain juga ada upaya menggeser hujan.

Rara Isti Wulandari atau Mbak Rara Sang Pawang Hujan populer ketika disewa sebagai pawang hujan acara MotoGP Mandalika di Lombok, Maret 2022.

Kini, Rara melayangkan somasi kepada Pesulap Merah.

Saslah satunya, karena Pesulap Merah pernah mengunggah fotonya di Instagramnya dan menorehkan caption menyindir.

"Stand-up comedy-nya cukup bagus, tapi kurang lucu dan terkesan terlalh mengkhayal. Tingkatkan lagi kemampuan dengan komedinya, ya Bu," tulis Marcel sebagaimana dibacakan pengacara Rara, Minola Sebayang.

"Suka atau tidak suka, profesi pawang hujan adalah profesi yang mungkin sudah sama tahunya dengan Negara Republik Indonesia ini. Sudah ada sejak zaman dulu. Masalah saat ini sebagian kita percaya atau tidak, menggunakan logika atau tidak, itu adalah persoalan yang lain," kata kuasa hukum Rara, Minola Sebayang, dilansir YouTube Intens Investigasi, Kamis (1/9/2022).

UNTUK PROMOSI

Menanggapi somasi dari Mbak Rara, Marcel Radhival mengaku santai.

Dikutip dari YouTube KH Infotainment, Pesulap Merah mengatakan, somasi dari Rara Pawang Hujan tidak termasuk delik.

"Mereka-mereka menurut saya hanya promosi doang, nggak ngefek ke saya. Dari kemarin kan ada laporan-laporan juga datang, tapi nggak ngefek sama sekali," kata Pesulap Merah.

"Nggak ada panggilan juga dari polisinya, karena memang nggak masuk delik," sambungnya.

Menurut Marcel Radhival, ini bagian dari upaya promosi.

"Digembor-gemborkan untuk promosi dia sendiri dan hal ini tidak akan mengganggu saya," katanya.

"Jadi mungkin untuk bahan promosi mereka agar bisa mendapat pekerjaan yang baik aja," ujar Pesulap Merah.

Menurutnya, ia tak pernah menyebut nama saat membongkar trik perdukunan dan tak ditujukan untuk satu orang saja atau nama.

Maka, Pesulap Merah agak heran ketika disomasi Mbak Rara termasuk harus meminta maaf.

"Apa (disuruh) minta maaf karena saya bongkar (trik) pawang hujan? Atau apa? tanya Marcel Radhival.

"Lha kan saya bongkar rahasia nggak nyebut nama dia juga," tandasnya.

Editor : Hery Prasetyo

Baca Lainnya

Latest