Belum Sah Menikah Secara Negara, Amalia Fujiawati Diminta Buktikan Pernikahannya dengan Bambang Pamungkas

Pradipta Rismarini -    Selasa, 6 April 2021 | 10:54 WIB

Grid VideoAtlet sepak bola Bambang Pamungkas digugat oleh mantan istri sirinya, Amalia Fujiawati soal nafkah anak.

Pada akhir 2020 lalu, Bambang Pamungkas dan Amalia Fujiawati mengakhiri pernikahan mereka.

Amalia menggugat Bambang karena nafkah yang diberikan untuk anak mereka tidak pasti.

Baca Juga: Pernah Berselisih, Pihak Hotma Sitompul Tanggapi Desiree Tarigan yang Sengaja Tunjuk Hotman Paris Jadi Kuasa Hukumnya

Namun yang menjadi masalah adalah keduanya hanya menikah secara siri, bisakah dilakukan penuntutan?

Sebelumnya, pihak Amalia mengajak Bambang Pamungkas untuk berdiskusi.

“Saat panggilan pertama beliau tidak datang,” kata Ali Nurdin selaku kuasa hukum Amalia Fujiawati, di kawasan Antasari, Jakarta Selatan, Selasa (30/3/2021).

Baca Juga: Mantan Istri Siri Bambang Pamungkas, Amalia Fujiawati Pernah Nikahi Anggota TNI

“Kita undang yang kedua ada tanggapan dari pihak sana, Cuma tanggapannya memang kita disuruh membuktikan apakah memang benar bahwa telah terjadi pernikahan,” lanjutnya.

Ia mengaku telah mengantongi bukti-bukti yang diminta.

“Kalau bukti sih kan kita seharusnya kita banyak bukti, kita punya video pernikahannya, kita punya Bapak BP dengan anaknya, kita punya chatnya juga, kita punya persetujuan setelah ikrar kepercayaan itu ada persetujuan atau syarat-syarat yang diminta oleh saudara BP juga kita punya semua loh bukti,” ujarnya.

Baca Juga: Digugat Cerai Thalita Latief, Dennis Lyla Absen Sidang

Sementara itu, Bambang Pamungkas diketahui masih tetap memberi nafkah hanya nominalnya belum pasti.

“Kalau nafkah sih sampai hari ini masih memberikan, cuman kita sebagai warga negara yang taat hukum kita juga harus tahu nih, harus disahkan juga berapa besarnya, layaknya berapa, anak itu mendapatkan biaya pendidikan, biaya asuransi atau biaya les anak-anak kan itu harus dibukukan dalam satu perjanjian yang mengikat kedua belah pihak,” tandasnya.

(*)

 

KOMENTAR

POPULAR

TAG POPULAR